Merubah Bitmap Menjadi vector dengan Corel Draw

Posted by Lucky Man Wednesday, March 4, 2015 0 comments
Merubah Bitmap Menjadi vector dengan Corel Draw merupakan salah satu trik dan tips yang menarik. Caranya pun cukup mudah, biasanya dari aplikasi Corel X6 sendiri sudah terinstal aplikasi tersebut yang biasa disebut CorelTrace. Kelompok desain di tempat saya sering menyebutnya “Tracing” maksudnya adalah proses Trace itu sendiri.

Tracing Vector menggunakan Corel Draw

Trace Bitmap

Mengubah Bitmap ini mudah sekali. Pertama adalah buka file yang akan dirubah menjadi vector, kemudian seleksi gambar tersebut. Setelah selesai ikutin intruksi berikut ini :
  • Setelah gambar di seleksi, cari icon Trace Bitmap pada status bar. Tepatnya di bagian atas sebelah edit bitmap. Jika memang tidak ditemukan, maka sebaiknya menggunakan menu Bitmap di menu bar.
  • Pilih Outline Trace dan sorot serta klik Line Art. Anda akan dibawa di pop up baru yang merupakan tampilan dari proses tracing.
  • Ada pengaturan yang bisa disesuaikan para pengguna sesuai keinginan.
  • Jika sudah sesuai pilih menu OK

Tracing Vector menggunakan Adobe Illustrator

Keunggulan Tracing menggunakan Illustrator dibandingkan Corel Draw

Cara kedua ini yang biasa saya lakukan. Keduanya memang bisa mengaktifkan bitmap menjadi vector akan tetapi hasil dari tracing itu akan jelas terlihat. Perbedaannya adalah jika menggunakan Trace Bitmap hasilnya masih terlihat kasar dan menurut saya pribadi kurang rapih. Sedangkan menggunakan Adobe Illustrator akan jauh lebih rapih.

Kelemahan Illustrator

Selain keunggulannya yang hasilnya sudah halus, kelemahan dari aplikasi ini adalah tidak bisa digunakan untuk color trace alias hanya bisa digunakan untuk vector hitam putih. Tapi jika ingin memberikan warna bisa dengan cara manual, sesuai keinginan Anda.

Merubah Bitmap Menjadi vector dengan Corel Draw dan jua Illustrator tersebut diatas semoga bisa membantu. Untuk lebih memahami cara menggunakan Illustrator untuk tracing, maka saya menyediakan sedikit tutorial yang semoga bisa membantu semua.



Baca Selengkapnya ....

Mendesain Kartu Nama dengan Corel Draw

Posted by Lucky Man Tuesday, March 3, 2015 0 comments
Mendesain Kartu Nama dengan Corel Draw ini adalah pelajaran dasar yang mungkin pernah saya rasakan selama bergelut di bidang desain. Pembuatan kartu nama semenarik mungkin akan memberikan dampak yang sangat besar, meskipun terlihat sepele akan tetapi desain yang menarik akan membuat si penerima kartu nama paling tidak akan menyimpan kartu tersebut sebagai koleksinya dan siapa tau saat membutuhkan sesuatu, kartu nama dengan desain menarik tersebut bisa dihubungi (hehehe). Meskipun sekarang adalah zaman digital, desain kartu nama secara manual harus sama detail dan semenarik desain digital.

Artikel ini akan membahas cara membuat desain sederhana, tidak terlalu banyak efek yang digunakan. Untuk menjelaskan step by step memang saya kurang pandai, jadi saya sengaja memberikan tutorialnya sesederhana mungkin. Tutorial ini sedikit menyinggung aplikasi lain, Photoshop. Tool yang bisa digunakan adalah “Rectangle Tool”, “Text Tool”, “Fill Tool” dan sebagainya bisa dilihat seksama dalam tutorial tersebut.

Tips yang bisa dilakukan saat membuat kartu nama pertama kali adalah :

  • Jika memang belum punya ide untuk membuat seperti apa, carilah rekomendasi desain yang dirasa paling menarik.
  • Tiru semirip mungkin, sebaiknya jangan di publish atau disebarkan pada khalayak umum. Kenapa? Ini sebenarnya adalah plagiat, sebaiknya gunakan tips ini hanya untuk diri sendiri dan belajar. Memperbanyak dalam meniru desain semirip mungkin akan membuat perbendaharaan ide kita bertambah.
  • Jika tahap pertama dan kedua sudah diselesaikan, sebaiknya gali desain kartu nama menggunakan corel draw ini dengan gaya sendiri. Hal ini tentu tidak sulit jika sudah sering melakukan 2 kegiatan di atas sebelumnya.
  • Percaya diri dengan apa yang sudah dikerjakan. Feedback dari orang lain akan membantu kemajuan dalam mengolah desain. Baik kritik yang baik atau yang negatif.

Mendesain Kartu Nama dengan Corel Draw secara sederhana ini memang agak terlalu lama. Akan tetapi semoga tutorial ini bisa menjadi sarana belajar bagi semua. Saran dan kritik akan membantu saya memperbaiki blog sederhana ini buat saya. Terima Kasih.




Baca Selengkapnya ....

Tutorial Membuat denah lokasi dengan Corel Draw

Posted by Lucky Man Saturday, February 28, 2015 4 comments
Membuat denah lokasi dengan Corel Draw akan mempermudah pekerjaan bagi para desainer. Pengalaman saya pribadi yang merupakan pengguna Corel Draw sebagai salah satu pengolah vektor dalam kerjaan sehari-hari, membuat denah lokasi ini sangat membantu sekali terutama dalam pembuatan desain Undangan atau Brosur. Saat ini versi Corel yang masih saya gunakan adalah versi 16 yang menurut saya masih bisa diandalkan meskipun terdapat sedikit kekurangan dalam proses powerclipnya.

Tutorial Denah Lokasi 

Kembali pada tutorial denah lokasi, saya menggunakan “Line Tool” sebagai alat utama. Meskipun ada beberapa cara untuk membuat denah lokasi, saya memilih alat ini dikarenakan denah lokasi yang akan dibuat sifatnya banyak memiliki kondisi jalan yang sama dan lurus. Selain menggunakan Line Tool, alat lain yang bisa digunakan adalah “Shape Tool” dan tentunya “Text” untuk menulis bagian jalan dan pendukung lainnya.

Saya sengaja membuat tutorial ini karena akan terlalu jlimet dan panjang jika hanya dengan teori pada postingan artikel. Tutorial tersebut bisa diputar di WMP dengan resolusi tinggi. Karena untuk membuktikan bahwa saya membuatnya dengan manual dan mengkoreksi sendiri berapa lama pengerjaan saya dalam membuat Denah lokasi menggunakan Corel Draw X6, maka tutorial tersebut sengaja tidak saya percepat. File yang saya unggah adalah MP4, jika terlalu berat bisa didownload dengan tipe tertentu yang lebih memperingankan file tersebut. Harapan saya semoga bisa membantu dalam pengerjaan desain sehari-hari dan juga lebih mengenal fungsi dari alat-alat yang disediakan Corel Draw itu sendiri.

Membuat denah lokasi dengan Corel Draw memang agak ribet pada awalnya. Akan tetapi hal itu bisa diatasi jika belajar dengan tekun dan pastinya suka akan hal yang berbau desain. Dua hal tersebut akan memberikan skill atau keahlian yang otomatis terbentuk tanpa disadari pelaku itu sendiri. Semoga bermanfaat.



Baca Selengkapnya ....

Cara membuat tetesan air (drop water) dengan menggunakan CorelDRAW

Posted by Lucky Man Sunday, November 17, 2013 9 comments
Kali ini salah satu project saya yang saya pikir sangat menarik. Drop water adalah bagian yang kecil tapi bisa jadi pelengkap yang sempurna untuk membuat objek vektor di corelDRAW menjadi hidup. Dalam pembuatan drop water ini saya menggunakan 2 tool utama dari corelDRAW yaitu “Mesh fill tool” dan “Circle Tool”. Alat utamanya adalah 2 komponen tersebut namun dalam pelaksanaanya saya juga menggunakan “Shape tool” dan pastinya “Zoom tool”. Ada 3 tahapan yang harus di lalui untuk membuat drop water ini, yang pertama adalah berimajinasi atau membayangkan “lighting” nya, eksekusi dan finishing untuk akhirnya.

Kita mulai dari bagian pertama :
1. Dengan “circle tool” bikin objek oval untuk memulai. Saya menggunakan warna merah dalam proyek ini. Sangat penting dalam pemilihan warna ini, pemilihan warna berdasarkan objek lain yang diikuti. Mksudnya adalah drop water adalah aksesoris pelengkap, nah kalo seumpama airnya nempel di daun berarti warna utama drop water adalah kuning, kalo apel hijau berarti hijau.

2. Bayangkan sumber cahaya dari arah mana, jangan sampai berlainan dengan objek utama. Saat ini saya membayangkan lighting nya dari arah kiri.


Kemudian bagian kedua nya adalah eksekusi :
1. Objek oval yang telah kita buat tadi kita gabungkan dengan efek mesh. Pilih objek oval kemudian klik “mesh fill tool” di tool box.

2. Buatlah 3 kolom ke samping dan ke bawah 4 baris isilah di bagian “Grid size”

3. Karena pencahayaan dari sebelah kiri maka pilih titik pertama yang sebelah kiri dan warnai dengan warna putih.


4. Kemudian sebelah kanan akan seperti menghilang. Bagaimana membuatnya? Mudah sekali, pastikan objek atau oval masih dalam kondisi aktif dengan efek mesh. Pilih titik sebelah kanan, ujung dari oval kemudian cari efek transparasi dengan logo gelas tapi bukan di “Tool box” tapi di “Property Bar” sekali lagi di “Property Bar”. Kemudian isi dengan angka seratus.

5. Kita bisa memberikan angka lain disini. Intinya adalah semakin besar angka yang kita masukkan maka titik atau spot yang kita pilih di objek mesh tadi akan semakin hilang.

Bagian ketiga adalah finishing touch :
1. Bagian ini sebenarnya adalah berdasarkan kreatif nya masing-masing. Saya menambahkan satu bagian putih lagi di bagian bawah dan mengatur efek transparannya 30 atau 40.

2. Selesailah kita membuat satu drop water. Untuk memperbanyaknya cukup duplicate object. Kemudian pasangkan dengan objek utama. Kali ini objek utama saya adalah bunga mawar.



Ok demikianlah tutorial tertulis dan singkat dari saya. Mungkin kurang paham karena tulisan saya, boleh di kasih komentar. Dan saya akan memberikan file CDR nya untuk melihat hasilnya bisa mendownloadnya disini.


Baca Selengkapnya ....

Pendapat tentang Corel Draw X6

Posted by Lucky Man Wednesday, July 31, 2013 4 comments
Wuih lama sekali gak posting di blog ini. Saya coba kembali aktif di blog kesayangan saya ini. Kali ini saya akan memberikan pendapat atau sharing tentang pendapat orang tentang Coreldraw X6. Banyak yang bilang  corel ini jauh dari sempurna, segelintir orang lagi mengatakan bahwa corel versi ini mempunyai banyak kekurangan bahkan ada yang berpendapat bahwa versi ini adalah versi gagal nya pembuat coreldraw.

Sebagai pemakai setia coreldraw saya tidak bisa tinggal diam saat ada orang yang mengklaim coreldraw sebagai produk gagal. Sebenarnya seringkali pendapat seperti ini muncul ketika coreldraw versi terbaru diluncurkan. Pada intinya adalah ketidakterbiasaan si pemakai atau ketidaksiapan si pemakai dengan produk dan terobosan terbaru coreldraw.

Sangat tidak relevan dan sangat idealis jika menghakimi coreldraw X6 sebagai produk gagal. Para insinyur serta sarjana pembuat coreldraw sudah susah payah dalam mengerjakan dan menerbitkan Coreldraw X6 atau Coreldraw terbaru. Mereka mencoba dan meneliti setiap kekurangan yang terdapat di Coreldraw versi sebelumnya. Trial dan eror telah mereka lakukan demi mendapatkan kesempurnaan produk yang akan mereka pasarkan kepada masyarakat luas.

Jangan hanya karena belum bisa mengoperasikan dan membiasakan diri dengan coreldraw versi terbaru terus menyudutkan pihak dan produk coreldraw. Coreldraw X6 sangat sarat dengan program aplikasi desain profesional. Dan semoga coreldraw meluncurkan dan memberikan terobosan yang lebih lagi kepada produk mereka agar makin sempurna program pengolah vektor ini.

Baca Selengkapnya ....

Cara Menggunakan Powerclip di Coreldraw

Posted by Lucky Man Friday, July 27, 2012 9 comments

Postingan kali ini saya akan menjelaskan tentang Proses Powerclip yang ada di Corel Draw. Sebenarnya fungsi nya apa sih. Secara runtun penjelasannya ribet banget jadi mendingan lihat gambarnya aja ya sekaligus ada penjelasannya.

Saya akan menjelaskan pengertian dasar tentang powerclip dengan bagan atau objek yang sederhana


Ada dua objek yaitu Kotak (hijau) dan Bulat (merah). Saya menginginkan Objek Bulat (merah) posisinya seperti di gambar.




Sebenarnya kita juga bisa menggunakan Proses Intersect untuk mendapatkan hasil yang diinginkan, tapi keunggulan dari powerclip adalah objeknya masih utuh. Beda untuk proses intersect, dengan melakukan intersect maka salah satu objek akan mengikuti objek lain dan sisanya akan hilang. Dengan power clip kita masih bisa mengatur atau mengedit lagi seumpama posisi objek yang kita powerclip kurang tepat atau tidak sesuai dengan keinginan kita.


Selanjutnya tempatkan objek yang akan dipowerclip di posisi yang kita inginkan.


Klik atau seleksi Objek Bulat (merah) kemudian klik Effect di menu bar >> Powerclip >> Place Inside Container




Maka Hasilnya akan sesuai dengan gambar.


Jika kita ingin memindah atau mengedit posisi Objek bulat, misalnya posisinya pengen di ubah. Maka kita bisa seleksi objek yang di power clip >> Effect >> Powerclip >> Edit Content. Kemudian atur posisi sesuai dengan keinginan.




Di bawah ini adalah contoh desain yang saya buat dengan menggunakan prinsip dasar powerclip diatas.

Semoga bermanfaat.






Baca Selengkapnya ....

Trim, Weld, Intersect dan Istilah lain di Corel Draw

Posted by Lucky Man Monday, July 23, 2012 0 comments

Pertama yang harus kita perhatikan untuk membuat logo adalah pemahaman tentang istilah-istilah dalam Coreldraw, diantaranya adalah :



Trim : memotong objek menggunakan objek lain (hanya 2 objek)
Weld : Menggabungkan objek menjadi satu baik garis maupun efek lainnya
Intersect : Membuat objek baru di area pertemuan antara dua objek atau lebih
Simplify : Memotong objek juga tetapi digunakan untuk banyak objek
Front Minus Back : Kegiatan memotong serta sekaligus menghilangkan objek yang ada dibelakangnya
Back Minus Front : Proses memotong serta sekaligus menghilangkan objek yang ada didepannya
Create Boundary : Membuat objek baru tanpa menghilangkan objek awal, dan objek baru tersebut sudah gabung menjadi 1 seperti kita menggunakan proses Weld.
Combine : Menggabungkan objek menjadi 1 objek sekaligus properti atau efek lainnya

OK Sekian untuk istilah coreldraw nya

Tunggu postingan selanjutnya

Baca Selengkapnya ....
Template by Berita Update - Trik SEO Terbaru. Original design by Bamz | Copyright of Belajar Design Grafis dengan Photo Shop dan Corel Draw.